Archive for May, 2007

Kalau Rezeki Nggak Ke Mana

Wednesday, May 30th, 2007

Dua hari lalu, sebelum tidur; seperti biasa gw berdoa. Doa ucapan
syukur, doain orang-orang yang baik sama aku, doain JR 703 itu, doain
Bruder Silvester, dan masih banyak lagi. Dalam deretan doa gw, gw
bilang, "Tuhan udah mo akhir bulan niy, berarti aku harus bayar kos
lagi, bayar mbak lagi dan beli perlengkapan mandi, dll. Maukah Tuhan
memberikan aku berkat atau kemurahanMu supaya aku bisa bayar kos, bayar
mbak dan beli perlengkapan sehari-hari? Paling nggak 1 juta deh Tuhan.
Kalau soal makan sih, aku nggak terlalu mikirin karena aku tau Tuhan
pasti akan penuhi itu."

Trus kemarin, gw tuh dapet orderan dari klien gw untuk cari venue untuk
pemotretan. "Gw kabarin jam 5 ya Lad," kata Amel, klien gw.

Pas jam 5, ada sms dari Amel, "Sorry Lad, boss gw nggak mau! Next time aja ya."

Waktu gw baca sms itu, campur-campur deh rasanya. Kesel, BT … Tapi gw
berdoa lagi, "Tuhan, kerjaannya batal. Tapi aku yakin, Engkau pasti
buka jalan biar aku bisa bayar kos, bayar mbak dan beli perlengkapan
hari-hari. Amin."

Pagi ini, gw dapet sms dari Jeunk Trie klien gw. Kali ini mo minta make
up artist. Nggak sampe 15 menit, semuanya beres. "Tuhan terima kasih
ya, walau kemarin kerjaanya batal, tapi hari ini ada pekerjaan lain.
Terima kasih ya Tuhan. Amin."

Ya, kalo emang rezeki nggak ke mana. Tuhan pasti bekerja dan
menggantikan berkatNya sesuai dengan yang gw perlukan. Jumlahnya pas 1
juta. Walau uang itu baru bisa gw terima hari Sabtu usai pemotretan,
tapi gpp. Yang penting, meski gw lagi jadi pengangguran, gw tetap bisa
memenuhi kebutuhan gw.

Untuk Pendeta Ronaldo, Bruder Sylvester dan
Ibu Shinta Siregar, terima kasih ya atas bimbingannya selama ini.
Paling nggak, berkat doa dan bimbingan Pak Ronaldo, Bruder dan Ibu
Shinta aku bisa bertumbuh imannya dan bisa lebih sabar. Selain itu,
indah banget ya bisa menggantungkan diri pada Tuhan. Rasanya lega,
bebas tanpa beban dan berpengharapan.

I’ve a blessed day … Thanks Yesus …

Heboh Saat Teman Selingkuh

Tuesday, May 29th, 2007

Kebanyakan dari kita, pasti heboh deh kalo denger kabar teman kita
selingkuh. Biasa aja kenapa? Nggak usah heboh, nggak usah panik! Biasa
aja …

Semua orang punya potensi untuk selingkuh kok! Sebagai manusia, kita
kan bisa berubah setiap waktu. Begitu juga dengan cinta. Kita bisa
jatuh cinta setiap saat, sama siapa yang kita nggak tau juga bahkan
nggak kita ngerencanain tapi bukankah cinta emang datang tanpa kita
undang dan tanpa kita kira?

Jadi, kalau denger kabar teman kita selingkuh diam aja, itu udah paling
bener. Banyak lho orang yang langsung menghujat, langsung menjelma jadi
"tuhan" dan akhirnya terperosok sendiri ke perselingkuhan. Halah …
!!!

Mending diem aja, kalo satu hari terjatuh selingkuh jadi nggak malu juga kan?

Sebagai manusia, kita belum tentu yakin sama pilihan kita saat hendak  pacaran atau menikah

Bahkan ada juga manusia yang udah merasa yakin kalau pasangannya adalah yang terbaik

Tapi, saat ada cinta lain di hati kita tetap nggak yakin  bahwa selingkuhan atau pasangan kita adalah pilihan terbaik

Jadi, daripada pusing mending ikuti kata hatimu dan enjoy aja …

Bener Ga Infotainment Pemicu Selingkuh dan Perceraian?

Tuesday, May 29th, 2007

Minggu lalu, di milis forum wartawan hiburan ramai dibahas mengenai Acara Infotainmen Pemicu Selingkuh dan Perceraian. Hah?

Aduh, kenapa sih banyak orang bloon yang mencari kambing hitam untuk
menutupi kesalahanya sendiri atau ketidakharmonisan hubungan sama
pasangannya?

Bukan cuma artis kok yang hubungan relationshipnya dengan
pasangannya retak, bukan cuma artis yang jagoan selingkuh dan bukan
cuma artis yang dengan mudah bercerai.

Kebetulan, artis itu dikenal masyarakat jadi saat kehidupan
pribadinya diekspos seolah pemirsa yang notabene fans artis tersebut
ikut-ikutan mengimitasi kehidupan artis pujaannya; jadi ikutan
selingkuh, ikutan cerai adn ikutan apa yang artis lakuin.

Mikir lagi deh, kalau kita nggak cocok sama pasangan kita emang
salah siapa? Artis pujaan kita kah yang salah? Ya kita sendiri lah atau
pasangan kita. Kalo akhirnya hubungan berakhir; putus atau cerai,
kenapa juga harus tayangan infotainmen dijadikan kambing hitam?

Mikir dulu dong … Jangan langsung asbun! Pikir itu pelita hati lho …

Lady Asther Itu Emang Nama Asli Gw

Tuesday, May 29th, 2007

Aduh … kenapa yaa banyak banget orang yang nggak percaya kalo nama gw itu emang LADY ASTHER?

Bukan
cuma orang yang baru gw kenal aja, tapi ada juga lho klien gw yang
nggak percaya kalo nama gw yang bule banget itu adalah nama gw.
Padahal, itu siy nama gw dari gw lahir … !!! Kadang gw jadi BT dan
ngerasa keberatan deh punya nama Lady Asther.

Padahal, seperti yang udah gw sebutin juga di blog gw lainnya … www.ladyasther.blogspot.com kalo nama itu cuma label, biar tubuh kita nggak jadi pribadi yang anonim, tanpa identitas.

Gw
sadar juga seh, kalo nama gw nggak terlalu penting dibanding tubuh gw.
Tapi mau nggak mau, gw sering juga ngotot sama orang cuma karena mereka
manggil gw Lady Esther. Masalahnya ya itu … walo cuma beda 1 huruf aja … A dan E … tapi artinya beda 360 derajat. Asther = nama bunga, sementara Esther = nama baptis. Jadi maab dah kalo akhernya gw suka ngotot masalah asther & esther.

Dan gw anak tunggal dari pasangan J. Setiawan Tobing (almarhum) dan Rita Margaretha (almarhumah).  Meski papi dan mami gw mungkin udah punya nama buat gw, tapi karena nenek gw sangat dominan dalam segala hal, jadi Beliau lah yang semangat buat ngasih nama buat gw.

Konon, nama LADY ya karena gw cewek; sementara ASTHER karena Beliau suka sama bunga ASTHER. Jadi, nggak ada yang aneh juga kan? Walo sebenernya emang bule banget gitu lho … Aaaarrrgghhhhhh … Nyebelin deh … !

Sejatinya Gaji 50% Itu Masih Hak Kita

Tuesday, May 29th, 2007

Sejak minggu lalu, teman-teman kantor gw yang kemarin tutup (Cityku) mulai kasak-kusuk menuntut gaji yang 50% lagi.

"Ya, andai keluar lumayan buat bayar kos, bayar pembantu kosan gw dan juga belanja bulanan," kata gw minggu lalu.

Hari ini, Adri sms gw, dia bilang, "Lad, sms Sammy gih biar dia tau
kita butuh uang. Katanya gaji yang 50% mau ditransfer minggu ini."

Gw langsung sms Sammy, salah satu mantan boss gw. Setelah gw sms, ga
ada balesan. Akhirnya gw telp aja! "Maaf Mas, mau tanya! Aku dapat info
dari Adri katanya gaji yang 50% lagi mau ditransfer ya? Kapan Mas?"
Lalu, Sammy jawab, "Wah itu sih urusan Richard."

Wah, mulai pingpong lagi niy …

Gw langsung telp Richard. Kata Richard, "Belum tentu minggu ini juga
Lad, karena iMac nya belum terjual, masih sama Sammy. Lagi pula,
gajiannya juga masih akan dinilai sama management lagi, yang menurut
management sampai terakhir masuk kinerjanya bagus, akan kita bayarin
50% tapi kalo nggak sih kita persentase aja!"

Apa sih patokan kita sebagai karyawan punya kinerja yang baik apa
nggak? Rasanya dalam kasus ini, kita sebagai karyawan yang dirugikan
karena pemberitahuan kantor mau tutup juga kurang dari 2 minggu. Buat
para investor yang notabene anak orang kaya atau teman-teman sekantor
gw dulu itu yang anak orang kaya mungkin nggak perlu mikir nggak kerja,
toh tetap bisa makan enak, tidur pules tanpa kepikiran musti bayar kos
dan beli makan tiap hari. Tapi gw, harus melakukan itu.

Sejatinya gaji 50% itu memang masih hak gw dan hak teman-teman gw. Tapi
kalau pihak management masih mau menilai kinerja pasting ada unsur like dislike juga dong? Kalo nggak mah, simpel aja … Bayarin aja gaji yang 50% itu …

Tapi sudah lah, gw males mikirinnya. Dulu saat gw kerja di media besar
dan komisi gw nggak cair senilai 200 juta aja gw bisa mengikhlaskan
walo gw butuh waktu 2 tahun untuk bisa lupa dan merelakan bahwa itu
bukan rezeki gw.

Trus juga waktu kantor Space Magz nggak ngebayarin honor  gw 2.5 juta sebagai konseptor majalah free itu, gw juga cuek aja …

Juga waktu owner Tabloid Artis yang semena-mena memotong gaji gw 75%, gw kesel tapi iklah juga …

Masa’ yang kali ini nggak sampe puluhan juta juga, masa gw nggak bisa???

Hebat ya, para bos2 itu tega banget memperlakukan karyawannya seperti
itu. Jangan pernah jadi bos deh, kalo nggak punya tanggungjawab. Punya
perusahaan itu ibarat kita jatuh cinta. Dalam cinta ada tanggung jawab,
makan berdua nggak semurah makan sendiri. Punya karyawan juga gitu, ada
tanggungjawab karena kita punya tanggungan menghidupi karyawan kita,
sementara mereka punya tanggungan pula entah untuk isteri, anak, orang
tua, atau untuk dirinya sendiri.

Walau kemarin itu gw sempet susah … ! Rasanya buat makan aja musti
itung-itung, sakit nggak bisa berobat tapi karena gw mengandalkan
Tuhan, hidup gw aman aja! Tiap hari bisa makan, kos juga kebayar, semua
kebutuhan gw dipenuhi Tuhan karena Tuhan pelihara gw.

Jadi, sekarang … mau mantan bos2 gw itu mbayarin yang 50% kah, mo
nggak pun terserah! Toh "manager terbaik" gw yang ada di Surga sana
paham akan kebutuhan gw, jadi Ia akan memenuhi semua kebutuhan gw tepat
pada waktuNya.

Rasanya nggak penting juga gw maksain 50% gaji gw yang nggak seberapa
itu kalo gw juga harus nagih gila-gilaan padahal itu hak kita, keringet
kita. Ya kan?

Jadi, mending pasrahkan diri sama yang bener aja. Pasrah dan berdoa
pada Bapa di Surga. Ia pasti mendengar doa kita dan memenuhi semuanya
juga mengatur semuanya serta buat kita aman, damai dan sejahtera.

MP3 Player

Tuesday, May 29th, 2007

Di jaman hari gini, kalo nggak punya MP3 Player rasanya nggak gaya. Tapi, gw
juga baru punya MP3 Player waktu dapet goodie bag launching 3 kartu selular baru
itu. Kasian deh gw … :p

Trus, udah gw masukin 50 lagu. Ke mana-mana MP3 Player itu nemenin gw. Trus,
gw mulai kepikiran untuk punya 1 MP3 Player 1 lagi. Pasalnya, dalam MP3 Player
itu gabung antara lagu rohani dan lagu kesukaan gw lainnya.

Rasanya kok aneh, abis dengerin lagu pujian untuk Tuhan tiba-tiba ada lagu
ajep-ajep, ada lagu cengeng dan aaaarrgghh … Gw harus punya MP3 Player 1 lagi.
Jadi terpisah antara lagu rohani dan lagu kesukaan gw yang bukan lagu
rohani.

Waktu minggu lalu gw lagi "tajir" gw ngintip-ngintip harga MP3 Player. Dari
300 rb - 2 jutaan. Mau beli kok sayang amat ya? Ya udah lah, nanti aja! Begitu
bisik gw dalam hati.

Kemarin, waktu gw lagi di jalan gw ditelp ma Danny Tobing sahabat gw. Dia
bilang, "Lady, ke Blitz Megaplex ya Jam 12, ada acara IM3. Gw juga ke sana.
Dateng ya."

Waduh! Padahal itu jauh lho … Sementara gw lagi di Lamandau. Tapi ya lah,
gw dateng juga ke Blitz Megaplex.

Sampe di sana, gw menyimak launching 3 layanan baru dari IM3. Pas mo pulang
kan kita dibagi-bagi goodie bag; pas gw buka isinya MP3 Player! "Tuhan terima
kasih yaa …," kata gw teriak sampe orang-orang pada bingung trus gw senyum
malu-malu.

Ya lah, andai tadi gw nggak dateng kan gw nggak dapet MP3 Player dari IM3.
Puji Tuhan, akhirnya gw punya 2 MP3 Player jadi, gw udah bedain mana MP3 Player
buat lagu rohani dan MP3 Player buat lagu ajep-ajep atau lagu pop lainnya.

Judulnya, kedua MP3 Player gitu itu berlabel brand 3 dan IM3. He he …
Gratisan!!! Untung aja minggu lalu ga jadi beli … Uugh menyenangkan sekali … :)

Comment Joe Richard

Monday, May 28th, 2007

Baru ya kemarin itu gw mikir, gw itu harus mengikuti kata hati gw. Karena, banyak benernya. Dari mulai kunci kosan gw, trus prediksi gw ttg Gana yang bakal meninggalkan panggung spektakuler, ttg ini itu, pokok na banyak hal lah …

Sabtu malam, pas gw cek FS dan gw posting shoutout; gw kerasa Joe Richard bakal liat profile gw. "Gokil ga sih? Kok gw bisa berasa seperti itu?" kata gw dalam hati.

Tapi ya gitu deh, sejak dulu kalo gw rajin berdoa; gw peka banget sama kata hati gw. Terima kasih ya Tuhan atas karunia ini … :)

Minggu siang, gw cek email dan ada email dari FS yang beritanya ada new comment dari Joe. Hah? Joe siapa? Joe Richard kah? Soalnya di FS gw ada 2 apa 3 orang yang nama na Joe juga. Ga boleh GR dunks … ;)

Pas gw buka FS, ternyata beneran dari Joe Richard. Isinya "Ha..ha..ha pemenangnnya, pertama kali aku liat yg friendsnya sampai 1000 baru ini,…."

He he he …, aku sampe malu …. Tapi Mas Robby Tumewu kan juga ada list friends na Joe; dan FS na Mas Robby Tumewu juga DAH FULL. Titi DJ juga DAH FULL. Krisdayanti pun DAH FULL. Ruth Sahanaya DAH FULL juga. Trus, masa Joe baru liat sih yang temen na 1.000 baru aku?

Hm, aku tau …. Mungkin maksudnya Joe karena aku orang biasa kali yaa? Kalo artis DAH FULL mah biasa … :)

Aku juga ga tau tuh … FS ke-1 itu kok bisa DAH FULL ya? Padahal aku juga nggak nge-add orang-orang. Pas DAH FULL aku malah pusing sendiri aduh, 1.000 itu siapa aja ya? Paling yang aku kenal cuma 400 an.

FS ke-2 dah ada 200 an karena banyakan fansnya Dearly Idol.

Makanya, gw bukan FS ke-3 yang gw buat private cuma buat yang udah gw kenal aja! Mo add gw 10 kali juga di FS ini, pas gw cek nggak gw kenal; nggak akan gw approve.

FS ke-4 yang aku bukan juga ada aja yang nge-add. Tiap hari ada aja, 1-6 orang yang nge-add. Duh, dah kaya’ FS na artis aja! Siapa lah gw ini?

Eh, tapi terima kasih yaa teman-teman yang udah mo nge-add aku. Aku seneng apalagi pas aku ultah banyak banget yang kirim testi dan email padahal aku nggak kenal … cuma kenal di FS aja … :)

FS na Joe kalah ya ma aku? He he he … ga jadi artis aja DAH FULL, gimana aku jadi artis yaa? he he … Maab yaa, tak ada maksudku lho untuk ngalah-ngalahin ketenaranmu Joe … :p

Hm, aku seneng Joe karirnya makin bagus aja …! Jangan lupa bersyukur ya Joe, aku selalu menyebut namamu dalam doaku … Semoga impian kecilku untuk Joe bisa terkabul. Amin.

Ketika Gw Cinta DIri Sendiri

Monday, May 28th, 2007

Sebenernya, udah lama banget gw nggak menanjakan diri dengan beli sesuatu untuk gw pribadi. Terakhir gw belanja buat diri sendiri waktu bulan pertama gw kerja di MRA. Berarti Bulan Agustus 2006. Wuiih lama banget yaa?

Waktu nginep di Apartement Somerset, dalam keadaan yang pas-pasan gw malah beliin Inur baju. Tapi buat gw pribadi nggak ada yang gw beli.

Sejak kejadian minggu lalu sama Inur, gw mulai ill feel sama dia. Meski gw belum sempet juga ngomongin masalah ini sama dia karena dia lagi tugas ke Krawang. Tapi, gw udah buat keputusan kalo nggak nggak perlu lagi buat baik sampe tega ngalahin keperluan gw demi dia. Toh percuma, dia yang gw anggap sahabat gw ternyata bukan sahabat yang baik juga.

Gila, masa gw minta transfer pulsa aja mukanya nggak rela gitu? Sementara utang pulsa dia ke gw aja nggak pernah gw itung bahkan gw lupa. Betapa bodohnya gw ini.

Minggu lalu, Tuhan mencurahkan berkatNya untuk gw. Jumlahnya lumayan banget. Tapi tetap gw nggak lupa buat bayar perpuluhan, buat bayar utang-utang, buat ke dokter urusan si alergi dan cacar yang ngeBTin dan gw mau beli sesuatu buat diri gw sendiri.

Dari bulan lalu, gw kepengin banget punya jam tangan Levi’s putih yang lagi in itu. Tapi kapan juga gw bisa beli? Lha wong gw juga lagi jadi pengangguran. Jum’at sore itu gw berdoa, "Tuhan, boleh nggak aku beli jam itu? Aku kepengin banget tapi sayang nggak ya uangnya?"

Saat gw sampe di Toko On Time, gw mulai nawar-nawar. Maksud hati mau beli Levi’s Time warna putih yang limited edition. Tapi akhirnya gw dapet Levi’s Time warna coklat yang limited edition dan Levi’s Time warna putih yang standard dengan harga yang miring banget! Plus gw dapet kotak jam yang berbentuk hati itu.

Sebelum gw bayar, gw masih berdoa dalam hati, "Tuhan, kemahalan ga ya?" Tapi hati gw bilang, "Lad, saatnya lo sayang diri lo sendiri. Ga perlu lo mikirin orang lain. Sekarang, kalo lo susah juga yang nolong lo ya diri lo sendiri dan Tuhan, nggak ada tuh yang bantu dengan tulus seperti yang lo lakuin sama temen-temen lo."

Bener juga ya? Selama ini gw bego banget jadi orang. Gw terlalu peduli sama rengekan temen gw, sementara pas gw merengek ga ada juga yang mereka lakukan untuk gw.

Hari ini, menjelang sore gw dapet sms dari Inur, "Say, punya uang ga? Gw keabisan niy …."

Gw kaget juga pas baca sms itu; hati gw campur aduk, kasian, sedih tapi gw nggak boleh cengeng dan lemah. Gw harus inget gimana muka dia waktu gw minta transfer pulsa.

Sms itu gw bales singet, "Ga ada bo, gw kemarin ke dokter abis 1.4 juta. Thx. GBU." Trus dia diem aja, ga bales sms gw lagi …

Tapi gw seneng karena gw udah mulai mencintai diri gw sendiri. Gw nggak mau diri gw terlantar cuma karena gw bantuin orang yang nggak tau terima kasih.

Inur, kalo lo baca blog gw ini terserah lo mo mikir apa tentang gw. Yang pasti, lo juga harus tau kalo gw merasa perlakukan lo ke gw itu nggak adil banget.

Gw pikir wajar lah kalo gw harus tega sama lo. Lo kan temen gw, bukan pacar gw. Kalo pacar gw, mungkin gw akan mikir 7 kali, pasalnya gw sadar banget bahwa dalam cinta itu ada tanggungjawab, contoh simplenya, makan berdua nggak semurah makan sendiri atau mengambil keputusan 2 orang nggak semudah mengambil keputusan saat kita sendirian.

Cuma balik lagi, gw udah capek juga sama hidup gw. Gw mau menanggalkan beban-beban palsu yang bukan beban gw tapi harus gw tanggung. Paling nggak, andai gw memang harus menanggungnya, ada take and give yang gw terima.

Gw sadar, berteman itu nggak sama dengan berdagang, lo kasih gw barang, gw kasih lo uang. Tapi, kalo gw harus berbuat banyak terus dan gw nggak dapet banyak, sampe kapan? Sampe mati?

Tuhan, maaf ya kalau aku salah dengan keputusan aku. Aku cuma mau dihargai aja! Aku nggak pernah itungan sama temanku tapi kalau berkali-kali dia selalu menghitung apa yang dia dapat dari aku dan sejauh itu juga dia berbuat baik; aku nggak mau. Beban aku juga banyak dan besar. Lebih baik kalau aku punya uang, aku bayar utang-utangku dan aku kembalikan kepadaMu, sumber berkat; daripada aku kasih ke temanku yang nggak tau diri. Maaf ya Tuhan, aku yakin Engkau tau apa yang ada di hatiku. Aku tetap baik hati kok Tuhan, sebenarnya berbuat tega juga sakit dan sulit tapi aku harus tega.

Bapaku di Surga, terima kasih ya atas semuanya.

Ya, Rp. 1.400.000,- Untuk Alergi & Cacar Air

Monday, May 28th, 2007

Udah 2 minggu ini, badan gw nggak nggenah banget. Kadang sehat banget, trus biasa aja dan akhirnya lemah tak berdaya.

Setelah beli obat alergi 100 ribu-an, nggak baik; akhirnya Jum’at (25/5) gw ke dokter Chasanah di B’Young Clinic. "Alergi juga, cacar air juga Lady," begitu kata dokterku yang cantik ini.

"Kamu saya infus ya, 30 menit aja! Obat ada oral, ada salep juga, ingat muka kamu juga jangan dikasih obat jerawat atau krim apa pun kecuali krim Aloe Vera Gel ini ya!" Kata dokter Chasanah lagi.

"Ya dok, terserah deh! Yang penting sembuh! Saya geli dok liat kulit badan saya jadi kayak korengan gitu …, ya dokter tau deh, selama ini kan cuma kulit muka aja yang bermasalah," kata gw sore itu.

Kelar infus, gw ke bawah buat bayar. Hah? Rp. 1.200.000,- aja! Goooookkiiiiiiiiiil banget … Padahal gw cuma budgetin 500 rb. Tapi ya udah, kan teteup kudu dibayar.
Malemnya, gw sms dokter Chasanah, "Waduh Dok, obat na mahal teuing ya?"

Dokter Chasanah bales, "Yang penting sembuh sayang."

Aduh, dokterku yang cantik, nggak ngerti deh, gw kan lagi nganggur. Tapi ya udah deh …

Kemarin (27/5) pulang gereja gw ke Toko Obat Ampuh langganan gw di ITC Kuningan. Si Ncik langsung senyum-senyum, dikira gw mo beli Snake Itch kali, obat jerawat andalan gw walo gw takut liat kemasannya karena gambar ular; bloon deh gw, kenapa juga takut bukankah semua obat itu  emang terbuat atau diracik dan salah satu racikannya adalah bisa ular?  He he … :p

Trus gw bilang, "Cik, gw nggak mo bli Snake Itch. Gw lagi kena cacar air ma alergi. Cuma, obat alergi gw malah memicu cacar gw tambah banyak, sementara gw juga kudu sembuhin cacar dan alergi. Obat yang manjur ada ga? Gw udah geli banget niy liat kulit gw yang burik jadi makin nggak nggenah, walo banyak banget yang muji kulit gw halus (terutama Nanda dan Mbak Wid). He he … Jelas halus lah, gw kan rajin suntik Vitamin C … :p

"Ada niy sepasang obat oral dan salep buat cacar, manjur banget," kata si Ncik. "Bagus niy?" tanya gw. "Sip, paling ga sampe seminggu dah bae deh lu," katanya lagi.
Dan ternyata obatnya murah, sepasang 15 rb aja …

Sampe kosan, gw baca dengan teliti keterangan obatnya, gw juga search di internet ttg obat itu dan baru gw yakin dan gw pake. Semua obat yang ada ternyata emang ok punya …

Trus, gw itung-itung biaya dokter, obat dan infus. Hah? Udah 1.4 juta aja … Aaarrrggghh … Aduh Tuhan, mahal banget!

Tiap hari juga gw nggak putus-putus berdoa minta supaya Tuhan menyembuhkan gw. Dan … hasilnya? Hari ini dengan sukses badan gw segar dan semua luka bekas cacar mudah mulai kering. Tapi masalahnya, sejak minum obat alergi dan cacar gw jadi hobby tidur. Dan, yang sekarang, gokilnya ga mandang tempat. Gw juga nggak bisa nahan ngantuk. BT dueh …

Tuhan, makasih ya aku udah lebih baik hari ini.

RBT Gw Dipertanyakan …

Wednesday, May 23rd, 2007

Tadi,
waktu gw di rumah Mbak Ningsih lagi utak-atik proposal, tiba-tiba Mbak
Ningsih nanya, "Jeunk, gw mo nanya ya, kok ring back tone lo itu lagu
Kristen sih?"

"Oh, itu lagunya Joe Richard Mbak," jawab gw sekenanya tanpa nengok ke muka Mbak Ningsih.

Lalu, dengan cepat gw berdoa dalam hati, "Bapaku di Surga, tolong
dong supaya Mbak Ningsih nggak ndedes aku ya. Seperti yang dulu aku
minta Bapa, andai ada yang bertanya tentang agama; jangan jadi panjang,
jangan jadi ribet, jangan jadi masalah. Bantuin aku ya Tuhan. Bantu aku
biar aku bisa kasih jawaban yang netral aja tapi orang yang nanya ngeh
maksud aku, trus dia diem, jangan nanya lagi. Soalnya, aku nggak mau
dihakimi, aku nggak mau dipojokin, aku nggak suka orang-orang yang suka
menjadi tuhan buat orang lain. Ya, nggak usah panjang-panjang, Tuhan
pasti tau apa yang aku maksud dan yang aku mau. Amin."

"Mbak, lu balik ke Kristen lagi ya?" desak Mbak Ning.

"Bukan kah semua agama itu baik Mbak? Agama kan buatan manusia untuk
menuju kepada Tuhan. Gw sih yakin, semua agama mengajarkan hal-hal baik
tentang Tuhan, Iman,
Moral, Nilai, Norma dan Relasi dengan Tuhan serta Relasi dengan sesama.
Itu semua karena agama apa pun, pada hakekatnya baik," jawab gw
lagi-lagi tanpa nengok ke arah Mbak Ning.

Ya gw ngejawab pertanyaan dia tapi mata gw tetap ke arah laptop dan
tangan gw tetap ngetik! Hebat juga ya gw … Mata, otak, mulut dan
tangan sangat kompak. Bisa memancarkan pikiran hebat dengan masalah
yang beda dalam waktu yang bersamaan.

Puji Tuhan, Mbak Ning langsung diem.

Tuhan terima kasih yaa. Biarkan dia berpikir sendiri, sampai 1 saat
dia menemukan jawabannya dan saat dia tau; dia akan menerima itu dengan
hati dan pikiran yang lebih jernih sehingga dia nggak perlu menjatuhkan
hukuman, memberi label atau berkomentar panjang tentang aku.

Aku percaya, Tuhan bakal jaga aku untuk segala masalah terutama masalah ini. Terima kasih Tuhan.