Tuhan, Ini yang Aku Mau … !
Tuesday, February 6th, 2007Sejak kemarin, aku mau nulis tentang satu keputusan hati. Tapi nggak sempat karena keburu BT sama 1 masalah, lalu nangis dan tidur.
Setelah sekian lama bergumul menentukan pilihan, merenungkan lebih dalam semua kejadian hidup; hari ini aku mau bilang, "Tuhan, ini yang aku mau; taat dan setia padaMu."
Tak ada alasan lagi bagiku untuk tidak mau taat dan setia padaMu. Engkau selalu mengangkatku keluar dari keadaan tanpa harapan, kegagalan dan ketakutan. Engkau tak pernah berhenti melalukannya lagi entah hari ini, entah di masa yang akan datang.
Sebab itu, dalam namaMu aku menolak untuk menjadi putus asa! BersamaMu aku memiliki pengharapan yang tidak mengecewakanku.
Saat aku salah memilih jalan atau berjalan dalam situasi keraguan, ketidaktaatan dan putus asa, aku sering menyalahkanMu atas situasi yang kuhadapi. Dan Engkau senantiasa mau menolongku dan begitu sabar atas kelakuanku terhadapMu.
Terima kasih Tuhan, karena tiap langkah yang kuambil, entah salah atau benar; Engkau selalu turut bekerja untuk mendatangkan kebaikanMu bagiku. Aku memerlukanMu setiap waktu.
Mulai saat ini, aku mau melangkah dalam rencanaMu dan bukannya melangkahi rencanaMu. Meskipun Engkau menciptakan aku untuk kreatif, tetapi ketika tiba saatnya bagiku untuk melakukan sesuatu yang berbeda dan terobosan baru, aku tak mau bersandar pada pengertianku sendiri.
Hari ini juga, berikanlah kepadaku kekuatan, keberanian, kesehatan, hikmat, ilham dan iman untuk perjalananku. Aku percaya Engkau menjagaku di jalan yang benar dan terus menerus memberiku mujizat yang aku perlukan untuk menghadapi setiap persoalan hidup yang semakin hari semakin berat.
Tiap kali aku mendapati banyak hal yang terjadi dalam hidupku yang menakutkan dan tidak ku mengerti, ingatkanlah aku bahwa aku memilikiMu yang kuasaNya lebih besar dari semuanya. Kalau terhadap masalahku saja aku tak mampu menyelesaikan, berarti aku tak boleh lagi menolah campur tanganMu dalam kehidupanku.
Tuhan, tanpaMu aku tak akan sanggup menanggung beban ini seorang diri. Apa pun yang aku hadapi, tak ada apa-apanya dibandingkan kemampuanMu untuk mengatasinya.
Saat aku tak mampu, berilah tanda di hatiku agar aku selalu mencariMu, bersandar padaMu. Mujizat tak ada di mana-mana, tapi mujizat ada saat aku berdoa dengan penuh rasa percaya kepadaMu dan itulah yang mendatangkan mujizat. Amin.